By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Terima
PillowStockPillowStockPillowStock
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Membaca: Bitcoin Bergejolak Usai Rate Cut The Fed: 5 Isu Krusial yang Wajib Dipantau Investor
Bagikan
Pemberitahuan Tampilkan Lebih Banyak
Pengubah Ukuran FontAa
PillowStockPillowStock
Pengubah Ukuran FontAa
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Ikuti KAMI
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PillowStock > Blog > Crypto > Bitcoin Bergejolak Usai Rate Cut The Fed: 5 Isu Krusial yang Wajib Dipantau Investor
Crypto

Bitcoin Bergejolak Usai Rate Cut The Fed: 5 Isu Krusial yang Wajib Dipantau Investor

alexander
Terakhir diperbarui: 14/01/2026 11:34
alexander
1 bulan yang lalu
Bagikan
rate cut The Fed dan Bitcoin
Bagikan

Bitcoin Bergejolak Usai Rate Cut The Fed: 5 Isu Krusial yang Wajib Dipantau Investor

Keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga acuannya atau yang dikenal sebagai rate cut kembali memicu gejolak di pasar keuangan global. Tidak hanya saham dan obligasi, pasar kripto—khususnya Bitcoin—juga langsung merespons kebijakan ini. Namun, di balik optimisme pasar, langkah The Fed justru menuai kritik dari banyak ekonom dan pelaku pasar. Lantas, bagaimana rate cut The Fed dan Bitcoin saling berkaitan, dan apa saja isu penting yang perlu diperhatikan investor pekan ini?

Contents
    • 1. Rate Cut The Fed Picu Lonjakan Likuiditas
    • 2. Kritik Terhadap The Fed Meningkat
    • 3. Bitcoin Kembali Dipandang Sebagai Hedge
    • 4. Volatilitas Bitcoin Meningkat
    • 5. Arus Dana Institusional ke Kripto
  • Kesimpulan

Berikut lima hal krusial yang menjadi sorotan utama di pasar Bitcoin.

1. Rate Cut The Fed Picu Lonjakan Likuiditas

Pemangkasan suku bunga berarti biaya pinjaman menjadi lebih murah. Ini mendorong perbankan dan investor untuk lebih agresif menyalurkan dana ke berbagai instrumen investasi, termasuk aset berisiko seperti Bitcoin. Dalam sejarahnya, setiap kali The Fed melonggarkan kebijakan moneter, aset kripto cenderung mengalami arus dana masuk yang signifikan.

Likuiditas yang melimpah membuat investor mencari imbal hasil lebih tinggi, dan Bitcoin sering dianggap sebagai alternatif investasi di tengah melemahnya daya tarik obligasi berbunga rendah.

2. Kritik Terhadap The Fed Meningkat

Meski pasar menyambut positif, banyak ekonom mengkritik keputusan The Fed. Mereka menilai inflasi belum sepenuhnya terkendali, sehingga rate cut dianggap terlalu dini. Jika inflasi kembali naik, nilai dolar AS bisa melemah lebih dalam.

Bagi Bitcoin, pelemahan dolar justru menjadi katalis positif. Bitcoin sering diposisikan sebagai “lindung nilai” terhadap kebijakan moneter longgar, sehingga kritik terhadap The Fed secara tidak langsung memperkuat narasi bullish Bitcoin.

3. Bitcoin Kembali Dipandang Sebagai Hedge

Dalam kondisi suku bunga rendah dan potensi inflasi tinggi, investor mulai mencari aset yang tidak mudah tergerus nilai riilnya. Di sinilah Bitcoin mendapat sorotan. Dengan suplai terbatas hanya 21 juta koin, Bitcoin dipandang lebih tahan terhadap inflasi dibandingkan mata uang fiat.

Hubungan antara rate cut The Fed dan Bitcoin semakin kuat, karena setiap pelonggaran moneter cenderung meningkatkan minat terhadap aset dengan karakteristik anti-inflasi.

4. Volatilitas Bitcoin Meningkat

Meskipun sentimen pasar positif, Bitcoin tidak selalu bergerak lurus ke atas. Pekan ini, fluktuasi harga semakin tajam karena investor bereaksi terhadap komentar pejabat The Fed, data inflasi, serta spekulasi lanjutan soal arah kebijakan moneter.

Trader jangka pendek memanfaatkan volatilitas ini untuk meraih profit cepat, sementara investor jangka panjang cenderung menunggu konfirmasi tren sebelum menambah posisi.

5. Arus Dana Institusional ke Kripto

Salah satu dampak paling penting dari rate cut adalah meningkatnya minat institusi ke aset kripto. Ketika imbal hasil obligasi turun, dana-dana besar mulai mencari alternatif investasi yang lebih menarik. ETF Bitcoin, platform derivatif kripto, dan produk investasi digital lainnya mengalami peningkatan volume transaksi.

Ini menjadi sinyal bahwa Bitcoin tidak lagi dipandang sebagai aset spekulatif semata, melainkan bagian dari strategi diversifikasi portofolio global.

Kesimpulan

Kebijakan rate cut The Fed dan Bitcoin memiliki hubungan yang semakin erat. Di satu sisi, pelonggaran moneter memberi angin segar bagi aset berisiko seperti kripto. Di sisi lain, kritik terhadap The Fed dan potensi inflasi justru memperkuat daya tarik Bitcoin sebagai aset lindung nilai.

Dengan meningkatnya volatilitas dan masuknya dana institusional, pekan ini menjadi momen penting bagi investor untuk mencermati arah pasar. Bagi mereka yang ingin memanfaatkan peluang di dunia kripto, memahami dinamika kebijakan The Fed menjadi kunci utama untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas.

Jika tren pelonggaran moneter berlanjut, Bitcoin berpotensi kembali mencetak performa kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Tekanan Yen terhadap Bitcoin: Dampak Melemahnya Mata Uang Jepang pada Pasar Kripto
India Akui Kewalahan Pantau Transaksi Kripto untuk Pajak
Prediksi Mengejutkan: Elon Musk Siap Borong Bitcoin Saat 2026 Tiba
Bisa Jadi Bitcoin Indonesia? Ini Potensi Token $CST
Tren Baru di Eropa, Pembelian Properti Mewah Gunakan Stablecoin EURC
DITANDAI:BitcoinCrypto CurrenciesThe Fed
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Cetak
Artikel Sebelumnya Trump borong minyak Trump Borong Minyak Venezuela, Harga Emas Hitam Dunia Anjlok 2%
Artikel Berikutnya saham PWON naik The Next $PANI, Yudo Beri Siyal Saham $PWON
about us

We Stock the Talk, Not Only Talk the Stock.

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas

Artikel Terbaru

  • Langkah Agresif Grab Tampung Saham SUPA Rp361 Miliar, Sinyal Ekspansi Besar?
  • Pengendali Kembali Borong Saham Rp674,34 Miliar, Sinyal Kepercayaan atau Strategi Tertentu?
  • Rumor IPO DANA Mencuat, Didukung Emtek Group dan Berpotensi Guncang Industri E-Wallet Indonesia

Follow Us

PillowStockPillowStock
© PillowStock News Network.
PillowStock
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?