By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Terima
PillowStockPillowStockPillowStock
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Membaca: Mulai Tahun 2026, Bahlil Pangkas -24% BatuBara
Bagikan
Pemberitahuan Tampilkan Lebih Banyak
Pengubah Ukuran FontAa
PillowStockPillowStock
Pengubah Ukuran FontAa
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Ikuti KAMI
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PillowStock > Blog > Saham > Mulai Tahun 2026, Bahlil Pangkas -24% BatuBara
Saham

Mulai Tahun 2026, Bahlil Pangkas -24% BatuBara

editor pillowstock
Terakhir diperbarui: 13/01/2026 11:20
editor pillowstock
1 bulan yang lalu
Bagikan
pangkas batubara 2026
Bagikan

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mulai tahun 2026 akan pangkas batubara 2026 dengan signifikan. Kebijakan ini bertujuan merespons kondisi harga batu bara yang turun akibat pasokan yang lebih besar ketimbang permintaan global. Dampaknya pun tidak hanya terasa di sektor energi, melainkan juga di pasar saham, terutama untuk emiten-emiten pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Contents
  • Apa yang Terjadi?
  • Dampak ke Industri, Harga
  • Peluang untuk Saham Tambang
  • Reaksi Investor, Forum Online
  • Kesimpulan

Apa yang Terjadi?

Berdasarkan rencana yang dirilis pemerintah, target produksi batubara Indonesia pada 2026 dipangkas dari kisaran 790 juta ton (2025) ke sekitar 600 juta ton (2026) atau turun hampir 24% dari tahun sebelumnya. Langkah ini dilakukan lewat revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) agar pasokan batu bara domestik & global lebih seimbang.

Kenapa perlu dipangkas? Karena tingginya pasokan batu bara membuat harga komoditas ini turun drastis, dan jika dibiarkan, akan memukul pendapatan negara serta profit perusahaan tambang. Kebijakan ini strategis untuk menjaga harga tetap stabil atau bahkan naik.

Dampak ke Industri, Harga

Investor dan analis pasar saham ramai membahas terkait rencana pangkas batubara 2026 ini. Menurut beberapa forum dan diskusi online, meskipun penurunan produksi dapat menekan volume ekspor jangka pendek, di sisi lain hal itu membuka peluang harga batu bara rebound sehingga pendapatan perusahaan tambang berpotensi meningkat.

Namun, ada juga suara yang menilai pemangkasan tajam bisa menimbulkan ketidakpastian bagi emiten yang tergantung pada volume produksi untuk pendapatan. Realitas ini kemudian memaksa pelaku pasar untuk mengatur strategi investasi lebih hati-hati menjelang tahun perdagangan 2026.

Peluang untuk Saham Tambang

Jika kamu seorang investor saham, berita soal pangkas batubara 2026 harus dipantau. Berikut beberapa insight yang bisa jadi pegangan:

  1. Potensi Harga Turun Dulu, Baru Naik
    Karena pasokan dikontrol lebih ketat, supply batubara diperkirakan mengecil sementara permintaan global stabil, membuka ruang bagi harga batu bara naik. Kenaikan harga bisa menopang laba bersih emiten batubara yang sehat.

  2. Pilih Emiten Fundamental Kuat
    Karena ada risiko penurunan produksi yang bisa tekan pendapatan jangka pendek, pilih emiten yang punya cadangan besar, manajemen risiko bagus, serta diversifikasi usaha seperti hilirisasi atau energi terbarukan.

  3. Pertimbangkan Prospek Jangka Panjang
    Rencana pemerintah bukan hanya soal pemangkasan produksi, tetapi juga hilirisasi batubara seperti gasifikasi atau dimethyl ether (DME) dari batubara yang bisa jadi “nilai tambah” baru bagi industri. Hal seperti ini biasanya disambut positif oleh pasar saham.

Reaksi Investor, Forum Online

Di forum diskusi saham Indonesia, banyak trader yang membahas strategi cuan di tengah beritanya: ada yang optimis dengan rebound harga batubara, dan ada yang memilih wait-and-see sampai tren harga sedikit stabil. Risiko tetap ada, loh termasuk volatilitas harga batubara global dan kebijakan ekspor impor energi.

Beberapa trader bahkan mengaitkan prospek saham batubara dengan kebijakan energi lain seperti penghentian impor solar, yang juga dipimpin Bahlil tahun 2026, meskipun itu berdampak ke sektor yang lebih luas.

Kesimpulan

Kebijakan pangkas batubara 2026 oleh Bahlil adalah langkah strategis yang layak dicermati untuk para investor saham, terutama yang punya portofolio di emiten pertambangan. Walau ada potensi penurunan produksi yang bikin volume pendapatan turun jangka pendek, stabilisasi harga bisa jadi trigger positif bagi saham batubara di BEI.

OJK Dorong Transparansi Kepemilikan 1% Saham, Ini Isi Usulan ke MSCI
Peringkat Surat Utang Turun, $WIKA Galbay? Free Float Baru 8,98%
Laba UNVR Melonjak 127%, Strategi Efisiensi dan Inovasi Jadi Kunci Kinerja 2026
Emas Kembali Melambung, Harga Melonjak Hingga Rp2.576.000
Ada Pemuncak Klasemen Baru, Streak IPO 2025 – Mana Jagaoanmu?
DITANDAI:investorpangkas batubarapasar saham
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Cetak
Artikel Sebelumnya Elon Musk all-in Bitcoin 2026 Prediksi Mengejutkan: Elon Musk Siap Borong Bitcoin Saat 2026 Tiba
Artikel Berikutnya streak IPO 2025 Ada Pemuncak Klasemen Baru, Streak IPO 2025 – Mana Jagaoanmu?
about us

We Stock the Talk, Not Only Talk the Stock.

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas

Artikel Terbaru

  • Langkah Agresif Grab Tampung Saham SUPA Rp361 Miliar, Sinyal Ekspansi Besar?
  • Pengendali Kembali Borong Saham Rp674,34 Miliar, Sinyal Kepercayaan atau Strategi Tertentu?
  • Rumor IPO DANA Mencuat, Didukung Emtek Group dan Berpotensi Guncang Industri E-Wallet Indonesia

Follow Us

PillowStockPillowStock
© PillowStock News Network.
PillowStock
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?