By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Terima
PillowStockPillowStockPillowStock
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Membaca: Pagi Ini, IHSG Trading Halt Part 2?
Bagikan
Pemberitahuan Tampilkan Lebih Banyak
Pengubah Ukuran FontAa
PillowStockPillowStock
Pengubah Ukuran FontAa
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas
Ikuti KAMI
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PillowStock > Blog > News > Pagi Ini, IHSG Trading Halt Part 2?
NewsSaham

Pagi Ini, IHSG Trading Halt Part 2?

alexander
Terakhir diperbarui: 29/01/2026 10:53
alexander
4 minggu yang lalu
Bagikan
IHSG trading halt
Bagikan

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi sorotan pelaku pasar pada perdagangan pagi ini. Tekanan jual yang meningkat sejak pembukaan memicu kekhawatiran akan potensi trading halt lanjutan, bahkan muncul istilah “Part 2” di kalangan investor ritel. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya volatilitas pasar saham Indonesia di tengah sentimen global dan domestik yang belum sepenuhnya stabil.

Contents
  • Apa Itu Trading Halt?
  • Mengapa Risiko Trading Halt Muncul Lagi?
  • Strategi Investor Menghadapi Volatilitas
  • Kesimpulan

Pada sesi awal perdagangan, IHSG dibuka melemah tajam seiring aksi jual di sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan dan komoditas. Tekanan tersebut dipicu kombinasi faktor eksternal seperti ketidakpastian arah suku bunga global, penguatan dolar AS, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama Indonesia. Dari sisi domestik, pelaku pasar juga mencermati arus dana asing yang cenderung keluar (foreign outflow) dalam beberapa hari terakhir.

Apa Itu Trading Halt?

Trading halt adalah penghentian sementara perdagangan saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) ketika penurunan indeks mencapai batas tertentu dalam satu hari perdagangan. Kebijakan ini bertujuan meredam kepanikan pasar dan memberi waktu bagi investor untuk mencerna informasi yang ada. Dengan kata lain, trading halt bukanlah tanda pasar “kolaps”, melainkan mekanisme proteksi agar volatilitas ekstrem tidak merusak stabilitas sistem.

Jika IHSG turun melewati ambang batas penurunan yang ditetapkan, BEI dapat menghentikan perdagangan selama periode waktu tertentu. Setelah dibuka kembali, pasar biasanya menunjukkan dua kemungkinan: rebound teknikal akibat aksi beli di harga murah (buy on weakness), atau justru lanjut melemah jika sentimen negatif masih dominan.

Mengapa Risiko Trading Halt Muncul Lagi?

Kekhawatiran “IHSG trading halt Part 2” muncul karena tekanan jual tidak hanya terjadi di saham lapis dua atau tiga, tetapi juga di saham blue chip yang selama ini menjadi penopang indeks. Ketika saham-saham berkapitalisasi besar serempak melemah, dampaknya langsung terasa pada pergerakan IHSG secara keseluruhan.

Selain itu, meningkatnya aktivitas margin trading dan posisi leverage di pasar turut mempercepat penurunan saat harga bergerak turun tajam. Investor yang menggunakan dana pinjaman cenderung melakukan cut loss lebih cepat untuk menghindari risiko lebih besar, sehingga memperdalam tekanan jual.

Sentimen global juga belum mendukung. Pasar regional Asia bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar AS dan Eropa. Isu geopolitik, harga komoditas yang tidak stabil, serta ketidakpastian kebijakan moneter membuat investor cenderung mengurangi aset berisiko (risk-off).

Strategi Investor Menghadapi Volatilitas

Dalam situasi seperti ini, disiplin dan manajemen risiko menjadi kunci. Investor jangka pendek perlu memperhatikan level support teknikal dan tidak terburu-buru melakukan aksi spekulatif tanpa perhitungan. Sementara itu, investor jangka panjang bisa melihat koreksi tajam sebagai peluang akumulasi bertahap, terutama pada saham dengan fundamental kuat.

Diversifikasi portofolio juga penting untuk mengurangi risiko. Menyebar investasi ke beberapa sektor atau instrumen seperti obligasi dan emas dapat membantu menyeimbangkan gejolak pasar saham. Selain itu, menjaga likuiditas kas memberi fleksibilitas untuk mengambil peluang saat harga sudah lebih stabil.

Yang tak kalah penting, investor perlu memilah informasi secara bijak. Saat pasar bergejolak, rumor dan sentimen negatif mudah menyebar dan memperparah kepanikan. Mengacu pada data resmi serta analisis yang rasional akan membantu pengambilan keputusan yang lebih objektif.

Kesimpulan

Potensi IHSG trading halt pagi ini menjadi pengingat bahwa pasar saham selalu memiliki siklus volatilitas. Meski terlihat menakutkan, kondisi ini adalah bagian dari dinamika pasar yang wajar, terutama saat ketidakpastian global meningkat. Alih-alih panik, investor sebaiknya fokus pada strategi, manajemen risiko, dan tujuan investasi jangka panjang.

Jika tekanan mereda dan sentimen membaik, pasar berpeluang pulih secara bertahap. Namun bila volatilitas berlanjut, sikap defensif dan selektif tetap menjadi pendekatan yang paling bijak.

To The Moon, Akhirnya IHSG Berhasil Jebol Tembok 9000
Langkah Nyata BEEF Dukung Program MBG Melalui Impor Sapi Perah
Ini Dia Hasil Pertemuan Virtual Rapat BEI dengan MSCI: Respons OJK, BEI & Dampaknya pada Pasar Modal Indonesia
Laba UNVR Melonjak 127%, Strategi Efisiensi dan Inovasi Jadi Kunci Kinerja 2026
Upaya Memperkuat Recurring Income RISE di Tahun 2026
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Cetak
Artikel Sebelumnya Dampak announcement MSCI Announcement Baru dari MSCI, Apa Saja Dampaknya?
Artikel Berikutnya potensi minyak 76 juta barel ENRG Potensi Minyak >76 Juta Barel, $ENRG Temukan Sumber Baru
about us

We Stock the Talk, Not Only Talk the Stock.

Main Menu

  • Beranda
  • News
  • Edukasi
  • Saham
  • Crypto
  • Emas

Artikel Terbaru

  • Langkah Agresif Grab Tampung Saham SUPA Rp361 Miliar, Sinyal Ekspansi Besar?
  • Pengendali Kembali Borong Saham Rp674,34 Miliar, Sinyal Kepercayaan atau Strategi Tertentu?
  • Rumor IPO DANA Mencuat, Didukung Emtek Group dan Berpotensi Guncang Industri E-Wallet Indonesia

Follow Us

PillowStockPillowStock
© PillowStock News Network.
PillowStock
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lupa kata sandi Anda?